Pada postingan ini kita membahas contoh soal penjumlahan dan pengurangan matriks yang disertai pembahasannya atau penyelesaiannya. Jumlah matriks A dan B, ditulis A + B adalah suatu matriks baru yang elemen-elemennya diperoleh dengan menjumlahkan elemen-elemen yang seletak dari matriks A dan B. Matriks bisa dijumlahkan atau dikurang jika mempunyai ordo yang sama. Yang termasuk kategori adalah matriks persegi yang punya determinan tidak sama dengan nol. Bentuk umum dari invers matriks persegi A, yaitu: A-1 = 1/det(A).adj(A) Dalam bentuk rumus tersebut, det(A) merupakan determinan matriks dengan adj(A) adalah adjoin dari matriks A. Adjoin adalah transpose yang asalnya dari matriks kofaktor A. Jika disajikan ke dalam bentuk matriks setiap molekul dengan baris matriks berturut-turut menunjukkan unsur C, H, dan O. CO 2 = H 2 O = C 6 H 12 O 6 = O 2 = Jika x 1 = 6 maka tentukan x 1, x 2, dan x 3 agar persamaan kimia setimbang. Dengan menggunakan konsep matriks, tentukan persamaan reaksi kesetimbangannya. Pembahasan + = + = = Berdasarkan Determinan matriks ordo 2 × 2. Perkalian matriks mensyaratkan jumlah kolom dari matriks pertama. Berbeda dengan perkalian skalar yang hanya mengalikan setiap . Perkalian matriks • a x b = matriks d dengan ordo (2x2) (2x3) x (3x2) baris matriks pertama kolom matriks kedua; • a = b = • a x b = (1x1)+(3x3)+(4x6) . b. Menentukan Invers Matriks Dengan Adjoint Misalkan A matriks bujur sangkar dengan A = [a ij] dengan i = 1, 2, 3, …, n dan j = 1, 2, 3, …, n. Apabila kofaktor dari unsur a ij ditulis dengan A ij adalah : (-1) i+j M ij maka Adjoint matriks A adalah matriks adj (A) = 1n 2n 3n nn 13 23 33 n3 12 22 32 n2 11 21 31 n1 A A A A A A A A A A A A A A A A //Tugas Praktek Coding matrix ordo 3x3 cout<<"Diatas adalah hasil perkalian matriks A dan B"<H65Bz.