Setelahitu, Buya Hamka kembali aktif memimpin majalah Semangat Islam (1943) dan kemudian majalah Menara (1946) pada masa revolusi. Akan tetapi, kedua majalah ini tidak berumur panjang. Setelah itu, di tengah-tengah kesibukannya sebagai pegawai negeri di Jakarta, Hamka juga mengasuh majalah Mimbar Agama terbitan Departemen Agama (1950-1953). MuseumRumah Kelahiran Buya Hamka berisi koleksi-koleksi sederhana peninggalan Hamka,seperti, buku-buku karyanya, tanda-tanda penghargaan, lukisan dan foto-foto aktivitas beliau sejak masih anak-anak sampai saat pemakamannya. Mesin ketik, tongkat yang biasa dipakai oleh Buya Hamka. Layang - layang yang dimainkan pada masa kecil Buya Hamka. Untukitu pada tahun 1991 delapan orang pemuka agama dan pemuka serta cerdik pandai masyarakat minang di Kota Padang melalui Akta Notaris Helmy Panuh, SH No. 57 tanggal 23 Agustus 1991 sepakat mendirikan Yayasan Wawasan Islam Indonesia yang selanjutnya mendirikan sebuah pesantren yang diberi nama: PESANTREN MODERN TERPADU (PMT) PROF. DR. HAMKA.Para pendiri tersebut adalah : EditorNovianti Setuningsih. JAKARTA, Sutradara Fajar Bustomi mengungkapkan bahwa rencananya film Buya Hamka akan tayang pada tahun 2022 mendatang. Pasalnya, Ahmad Fuadi sudah merilis novel tentang Buya Hamka di pasaran. "Aroma-aromanya mulai buka ya dikit lagi nih karena Ahmad Fuadi kan udah rilis buku tentang Buya Hamka. r0MXJ.